Kamis, 12 Maret 2009

Google Cash Detective: Special Report

http://launch.gcdetective.com/opportunity.php?aff_id=1414

Google Cash Detective

Have you heard about this?

Chris Carpenter is revealing profitable affiliate campaigns
- keywords, ad copy, affiliate product - the whole 9 yards!

He's got a cloud computing technology and claims to be
bringing FULL TRANSPARENCY to the PPC marketplace.

http://launch.gcdetective.com/go.php?page=opportunity&aff_id=1414



This video was just released this morning, and it's
going to change everything.

The Google Cash Method is now on steroids!

Talk about informative! You're not going to believe what
you see, and I'm sure you are going to love this...

...as long as it's not one of your hard earned affiliate campaigns
that he's showing off.

Seriously, he's got a step by step process to find profitable
campaigns and to see months of actual Google Adword's
history on who's promoting hot affiliate products and with
exactly what keywords.

He has the secret to starting pay per click campaigns that
start turning profits IMMEDIATELY.

Forget costly trial and error!

This is the most systematic and rational approach to profitable
affiliate marketing that I've ever seen. This is how you build
an online business!

Chris set me up on the system, and I can't believe what
I'm seeing. Talk about powerful knowledge that you
can use right away. I can't believe he's selling this!

Seriously, check it out

http://launch.gcdetective.com/go.php?page=opportunity&aff_id=1414



Talk soon,
Arsenius

P.S. If you opt in, and you SHOULD, you will get real campaign
data that you can implement right away and sooooo many ideas
for finding new campaigns that you may be busy for weeks!

Jumat, 10 Oktober 2008

HATI-HATI PENIPUAN KARTU KREDIT

Pada tanggal 09 Oktober 2008 saya ‘sempat’ tertipu oleh seseorang via telepon. Berikut pembicaraan saya dengan Bapak WICAKSONO dan Ibu SANDRA.

“Halo, dengan Bapak Sutandio?”. “Ya betul”, kata saya singkat.
“Perkenalkan nama saya WICAKSONO dari PT. NAGAMAS HUMARIA, kami adalah perwakilan untuk Layanan Visa dan Master Card Indonesia. Kami bekerjasama dengan Departemen Pariwisata sedang menggalakan program ‘Visit Indonesia 2008’. Oleh karena itu kami memilih secara acak 100 orang dari ratusan ribu pengguna kartu kredit Visa, dan Bapak Sutandio adalah satu dari 100 orang yang terpilih. Untuk itu Bapak berhak mendapatkan Voucher dari kami yaitu:
- Menginap di hotel berbintang 5 di seluruh indonesia selama 4 hari 4 malam untuk 6 orang lengkap dengan breakfast dan dinner. Fasilitas ini kami berikan 1x setahun selama 10 TAHUN!
- Subsidi sebesar Rp 200.000 untuk setiap pembelian tiket pesawat dan 25% untuk tiket berikutnya.
- Asuransi sebesar 100 JUTA selama 10 TAHUN, tanpa harus membayar premi dan bisa di alih-wariskan.
- Fasilitas perawatan tubuh di ‘BODY dan SPA’ di seluruh indonesia sebanyak 7x dalam 1 tahun.
- Kartu Discount khusus untuk 100 orang yang terpilih. Bapak akan mendapatkan discount khusus sebesar 20% di setiap supermarket besar di Indonesia.

Untuk itu kami membutuhkan beberapa data untuk verifikasi. Nomor Kartu kredit Bapak adalah: 1234 5678 betul ya pak?” (bukan nomor sebenarnya). Kalau boleh saya minta verifikasi 8 nomor berikutnya dan tanggal aktif kartu (valid thru). Dibalik kartu ada 3 nomor, Bapak tidak perlu menyebutkannya. Yang tahu nomor ini hanya Bapak dan Tuhan YME.. (tertawa..)”

Berikutnya saya juga diminta verifikasi alamat untuk pengiriman voucher, kartu dan buku paduan untuk mencegah adanya kesalahan pengiriman. Terakhir dia menjelaskan masalah biaya. “Untuk melakukan update dan maintenance data ke setiap merchant secara nasional, kami akan mengenakan biaya administrasi sebesar Rp 2.788.000 hanya sekali pembayaran saja selama masa 10 tahun. Biayanya dapat dicicil dengan tanpa bunga.

Dia juga memberikan alamat jika ada pertanyaan yang hendak ditanyakan. Berikut alamat lengkapnya:
KANTOR LAYANAN VISA / MASTERCARD
PT. NAGAMAS HUMARIA (Saya rasa nama perusahaan diubah2)
Gedung Multika lt. 2
Jl. Mampang Prapatan Raya
Kav 71-73
Telp: 021-79195556
Fax: 021-79195249
Contact Person: Bapak Wicaksono dan Ibu Sandra.

Singkat cerita, saya memberikan nomor kartu saya. Bahkan saya menyebut 2 nomor kartu kredit saya karena dia bertanya Visa atau Master Card. Pertama saya sempat curiga, tapi saya perhatikan ‘background sound’ dari si pembicara, ada banyak suara telepon berdering dan banyak juga orang yang bicara seperti Operator. “Kayaknya sih ini memang ‘beneran’ kantor”, pikir saya. Setelah proses verifikasi selesai, saya kemudian melanjutkan pekerjaan.

Beberapa waktu kemudian, saya kembali ditelepon oleh Ibu SANDRA (Sebelumnya saya memang sudah diberitahu bahwa akan ada telp dari Ibu Sandra bagian pengurusan Asuransi). Kembali Ibu ini melakukan verifikasi alamat dan nama ahli waris untuk asuransi. Disini juga saya diminta mem-fax fotokopi KTP, Kartu Kredit dan penjelasan secara tertulis bahwa saya membayar sejumlah uang ke Perusahaan Sindikat Rp 2.788jt. di bawahnya bahwa pembayaran dilakukan konfirmasi pembayarannya lewat kartu kredit yang mana. Saya merasa belum yakin dengan semua fasilitas yang ada. Dari sini saya tanya macam2: apakah ada biaya yang tersembunyi, seperti apakah harus ada deposit sejumlah uang, minimal pembelanjaan per bulan dll. Tapi semuanya itu dijelaskan dengan sangat ‘baik dan jelas’ sehingga saya sudah ‘hampir sangat yakin’.

Terakhir saya konfirmasi lewat teman2 apakah pernah ada informasi seperti ini. Tapi karena belum pernah ada yang mengalaminya, saya cek di Google. Pertama saya cari nama perusahaannya. Tidak ada. Kemudian keyword saya ubah ke nama Gedungnya: “Multika Building”; “Gedung Multika”, tapi tidak ada yang bersangkutan dengan nama perusahaan ini. Kemudian saya ganti lagi keywordnya dengan: “LAYANAN VISA/MASTERCARD”. Dari situ keluar beberapa list, dan sekilas saya melihat ada kata “Sindikat”. Ternyata ada pula orang lain yang mengalami hal serupa dengan saya tahun 2003!

Setelah mengetahui bahwa ini adalah tipuan, saya langsung menelepon pihak Bank untuk memblokir 2 kartu kredit saya yang sudah saya berikan kepada mereka.
Saya juga menanyakan perihal mereka tahu nomor kartu kredit saya. Pihak Bank menjelaskannya begini: “Setiap Bank mengeluarkan nomor kartu yang sama untuk jenis tertentu. Jadi misalkan kartu jenis X atau Y, 8 ANGKA PERTAMA PASTI SAMA. 8 angka terakhir adalah nomor yang identik untuk setiap kartu”. Pantas saja mereka menyebut 8 angka yang pertama, kemudian 8 angka berikutnya saya diminta menyebutkannya dengan alasan “verifikasi”.
Demikian juga untuk transaksi via telepon, transaksinya tidak seperti di Internet, yang membutuhkan 3 angka di belakang kartu. Cukup dengan nomor kartu dan batas kartu aktif (valid thru). Saya sudah tanyakan langsung hal ini kepada Customer Service Bank terkait.

Saya sudah melaporkan nama perusahaan Sindikat ini kepada pihak Bank. Tapi setelah saya mengadakan kontak beberapa kali dengan Bank terkait dan mempertanyakan masalah hukum, mereka juga TIDAK BISA BERBUAT APA-APA.

Jadi, waspadalah! Jangan memberikan nomor kartu kredit Anda jika ada yang menelepon via telepon. Jika minta verifikasi, hendaknya mereka yang menyebutkan nomor kartu kredit tersebut, dan ANDA yang MEM-VERIFIKASI-NYA. Juga dengan data alamat rumah dan sebagainya.

Cross Refference:
http://www.mediakonsumen.com/Artikel1905.html
http://indocom.blogspot.com/2007/07/algoritma-cek-digit-pada-kartu-kredit.html

Semoga informasi ini berguna untuk kita semua.

Jumat, 03 Oktober 2008

Top 10 Movies


10 Film terbaik - versi Tirza (anakku):
1. Spirit - Stallion of the Cimarron
2. Horton Hears a who!
3. Brainy Baby - Art
4. Finding Nemo
5. Little Einstein series
6. The Backyardigan series
7. Dora The Explorer series
8. Elmo series
9. Barney series
10. Brainy Baby series

Walaupun umurnya baru 22 bulan, tapi senangnya nonton film yang serius! Biasanya kalau waktunya makan, minta diputarkan film seperti Dora, Barney, Elmo & Brainy Baby series. Tapi setelah dikasih nonton Spirit & Horton, urutan 4-10 nggak pernah manggung lagi di layar kaca. Brainy Baby - Art masih diberi kesempatan manggung karena anakku memang senang menggambar.

Untunglah film Spirit punya nilai moral yang bagus, nggak seperti Horton (walaupun ada, tapi dikit, trus ada unsur kekerasannya). Rencananya kami (orang tuanya) mau menambah lagi film-film bernilai moral yang baik, seperti: The Lion King, untuk menggeser kedudukan Horton.
Film-film bernada menghafal warna-warni, alphabet, bentuk dan binatang sudah lewat masanya, walaupun ditulis di covernya: age 1-3 years.

Perkembangan otak balita memang makin lama makin cepat aja! Orang tuanya juga kudu extra aware nih..
Ada pengalaman dari yang lain nggak? Film-film apa aja yang kira-kira bagus untuk perkembangan anak?

Senin, 29 September 2008

Piket !

"Libur t'lah tiba.. Libur t'lah tiba,
hore.. hore.. HORE!"

Sekilas bait ini muncul & terngiang di kuping waktu temen-temen di mobil jemputan kantor lagi sibuk-sibuknya ngobrolin soal libur lebaran ini. Dan seperti biasa, ada Fak Yu (baca: FAQ) yang selalu muncul kalo lagi ngobrolin soal liburan ini: 'Kapan Libur?', 'Pulang kampung ga?', 'Liburan kemana?', 'Dah THRan blon?'. Klo ditanya kemana liburan? saya sih njawab singkat: 'Di rumah aja, jadi pembantu.. soalnya Pa RTnya (baca: Pembantu Rumah Tangga) pulang'

Sehari menjelang libur, ada pengumuman penting: "Lantaran pabrik habis kebakaran, maka seluruh divisi wajib digilir piket, minimal diwakili 2 orang per divisi!" Setelah dibuat jadwalnya, divisi IT dan Accounting (jadi 1 divisi) kebagian 2x shift: tanggal 1 & 4. Tanggal 1 shift 1 & tanggal 4 shift 3. Nah ini yang rame.. karena semua keberatan kalau kena shift 3 (soalnya harus jaga dari jam 11 malam sampe jam 7 pagi), maka diadakanlah undian kayak arisan. Dibuatlah gulungan-gulungan kertas kecil yang bertuliskan "Shift 1" dan "Shift 3". Dikocok-kocok, dipilih-pilih.. ambil satu.. dibuka pelan-pelan.. Maaa... Shift 3! :(( Padahal saya yang buat kertasnya.. Nasib!

Yaa... itung-itung camping lah.. pikirku, soalnya dari dulu pengen camping nggak pernah kesampaian lagi.. mungkin disini kesempatannya. Kebagian shift 3 nya sih oke lah.. tapi masalahnya, penampakannya itu lho.. Banyak banget beredar berita klo di wilayah pabrik banyak uka-ukanya! Ada yang ngeliat pocong loncat-loncat (ya iya lah.. masa' pocong ngesot? Ntar disangka ulet bulu!), ada yang ngeliat anak kecil pake baju putih di bangunan yang habis kebakar, ada yang kesurupan, inilah , itulah.. ah. cape dee..

Udah kepikiran deh ntar tanggal 4 kudu bawa persiapan nih.. termos kopi panas, roti, jaket, senter, dan.. kalung bawang putih, bisi ada dracula, hehe...

Jadi kalo ada yang tanya lagi, "Liburan kemana aja?" Saya bakal jawab: "di rumah aja, jadi pembantu ama satpam!"

Duh..

Facebook

Setelah lama menekuni friendster (www.friendster.com/sutandio), baru berapa lama ini saya baca artikel tentang facebook. Katanya sih, ketenaran friendster bakal terlewati oleh facebook. Kenapa? Karena facebook usianya lebih muda, tapi pertumbuhannya sudah (hampir) melewati komunitas Friendster. Lagian katanya, lebih banyak fitur-fitur yang bisa ditambahkan.

Mm.. penasaran malamnya langsung bikin account facebook.
Kesannya? Bingung! Lantaran masih baru kali ya? Dan memang banyak sekali fitur-fitur third party yang bisa ditambahkan ke dalam account kita. Misal: kita bisa ngirim kopi starbuck/ice cream ke orang lain, bisa nge-bid foto orang lain, chat, dll. Sampai sekarang pun masih banyak fitur yang belum tergali. Habis, mempelajarinya aja baru bisa tengah malam setelah anak & istri tidur, itu juga kalau nggak keburu ngantuk..

BTW, kalau ada yang sudah punya account facebook, add aku donk!
See you there!

Teh (Jamur) Kombucha

Teh Kombucha ini sudah saya konsumsi selama 2 tahun. Pertama kali saya tahu informasi tentang teh ini dari teman kantor. Sebenarnya nama 'Kombucha' ini sudah sudah saya baca sebelumnya di majalah 'Intisari' (lihat blog sebelum ini) edisi Desember 2004, trus baru sekitar 2 tahun kemudian baru saya lihat dan saya coba.

Ternyata banyak khasiat dari minum teh kombuchat ini: Maag, Diabet, Keputihan, Melancarkan be-a-be, membersihkan jerawat, daya tahan tubuh, dll, dll.. Artikelnya sudah saya kumpulkan dari beberapa sumber di internet. Anda dapat mendownloadnya di sini.

Rasanya?
mmm.. Pernah nyobain cuka apel 'Tahesta'? Nah... mirip banget rasanya. Apalagi kalau proses fermentasinya diperlama sampai 3 minggu, mirip banget! Asem-asem segar! ;p


Teh ini saya kasih ke bapak saya, dan ternyata bapak saya suka banget dengan teh ini dan produksi banyak-banyak; promosi ke orang-orang dan memperbanyak jamurnya. Beliau sendiri sekarang sudah berumur 73 tahun, tapi kondisi badannya masih sangat fit. Terbukti dengan fungsi seluruh organ tubuh yang masih sangat baik dan rutinnya mengikuti perkumpulan lintas alam BHHH2 dan Pola HHH (cross country naik turun gunung) 3x dalam 1 minggu: Selasa-Rabu-Jumat. Sampai-sampai bapak saya dijuluki orang "Aki-aki bedegong" atau "Aki-aki teu uyahan", hahaha...

Kalau ada yang butuh jamur kombucha, coba email aja ke saya dan saya akan mengupayakan jamurnya. Saya sendiri sih karena kapasitas kulkasnya kecil, jadi hanya bikin secukupnya saja.